Mengenal Aneka Tipe Kawat Seling Galvanis Beserta Fungsinya

Kawat Seling Galvanis

Untuk membantu melakukan pekerjaan berat, berbagai industri biasanya membutuhkan bantuan kawat. Nah, salah satu jenis kawat yang paling banyak digunakan adalah kawat seling galvanis. Kawat galvanis ini terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Meski pada umumnya kawat ini digunakan untuk mengangkat serta menarik benda yang berat. Lalu, apa saja jenis kawat galvanis yang sering digunakan dalam dunia industri?

Ini Dia, Aneka Tipe Kawat Seling Galvanis Beserta Fungsinya

Secara umum, fungsi dari kawat galvanis adalah untuk menarik benda-benda berat. Oleh karena itu, banyak industri yang membutuhkan kawat ini untuk menyelesaikan berbagai macam pekerjaan. Mulai dari industri gondola, perkapalan, oil dan gas, konstruksi, hingga tambang. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis kawat seling galvanis beserta fungsinya.

  1. Kawat Seling 6 x 37 IWRC

Kawat seling tipe 6 x 37 IWRC banyak dimanfaatkan untuk kegiatan penambatan, penarikan, pengangkatan penahan, serta sebagai pemindah muatan. Kawat yang dibuat dari bahan standar galvanis ini digunakan dengan cara ditarik menggunakan kabel lainnya. Kawat tipe ini cukup kuat sehingga banyak digunakan juga pada pembuatan sling tali kawat baja yang biasa digunakan pada proses operasi pengangkatan muatan berat.

  1. Kawat Seling 6 x 36 IWRC

Kawat seling tipe 6 x 36 IWRC terbuat dari lapisan zinc atau galvanis dan juga lapisan ungalvanis. Adanya lapisan galvanis memungkinkan kawat ini lebih tahan terhadap karat. Umumnya, kawat seling jenis ini digunakan pada industri berat, seperti untuk memegang dan menutup tali untuk meraih crane. Bukan itu saja, kawat seling 6 x 36 IWRC ini juga biasa diaplikasikan untuk teknik umum, sling tali kawat, tali penarik dan pengangkat, tali penambat, serta digunakan sebagai kabel kerucut.

Itulah beberapa jenis kawat seling galvanis lengkap dengan fungsinya masing-masing. Selain dua tipe kawat galvanis tersebut, ada banyak tipe kawat galvanis lainnya. Setiap tipe kawat galvanis umumnya memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Karena kekuatannya berbeda, maka pengaplikasiannya juga berbeda-beda. Oleh karena itu, kawat jenis ini harus diaplikasikan sesuai dengan tipe dan kebutuhannya.